EPISODE 1 NOVEL TAPAK KAKI NEGERI HITAM (HANYA ILUSI BUKAN "FAKTA")

 


KISAH NEGERI HITAM

HANYA ILUSI BUKAN FAKTA 

            Sejak jaman nenek moyang hingga jaman nenek gayung, negeri itu selalu tercemar emas hitam. Tanah yang subur, minyak yang melimpah, lautan yang luas hanyalah simbol kemalasan bangsa itu. Hanya bermodalkan sebatang pohon yang menancap pada lapisan epidermis, negeri itu sudah bisa menyambung cacing-cacing yang memberontak di dalam organ pencernaan. Ironi memang negeri itu yang hanya bisa menancap pohon tanpa menggali tinta emas dan minyak sebagai pundi-pundi keglamoran. Wujud kekayaan negeri itu selalu menjadi daya tarik negeri lain, mereka berlomba-lomba mengeruk tinta emas dan minyak tanpa memperdulikan orang-orang pribumi. Lalu kapan mereka akan menjadi negeri yang maju, Makmur dan sejahtera. Jika penghuninya hanya memikirkan urusan menyambung hidup. Para pemegang kekuasaan hanya bersua mencari simpati yang katanya memperbaiki tanah rakyat, tapi catatan sejarah membuktikan bahwa negeri itu hanyalah ladang kerakusan negeri lain.

            Hari apa? Bulan apa? Tahun berapa? Negeri itu akan menjadi negeri yang berdikari, mungkin hari itu akan tiba sebelum dua hari datangnya kiamat. Para penguasa negeri itu hanya bisa bermimpi tanpa mau memperbaiki celah-celah rusaknya bangsa. Bandingkan dengan negeri sebelah yaitu Negeri Orange yang dulunya miskin, sekarang mereka menjadi raksasa yang meminta pelayanan kepada negeri Hitam. Apa yang sebenarnya terjadi dengan penguasa negeri hitam, apakah tidak punya rasa malu, negeri hitam adalah negeri yang luas, kaya, dan berbudaya, tapi para penghuni negeri hitam pergi ke negeri yang dulunya tunduk kepadanya. Sistem Monarki yang dulu diandalkan sekarang hanyalah alibi untuk menguasai negeri hitam itu hingga tanah berubah menjadi abu. Wajar saja jika negeri itu selalu miskin, para penguasa selalu menebalkan kantong $. Mungkin tidak adil jika hanya menyalahkan Raja dan Ratu, lihat disisi lain mulai dari pendidikan, hukum, norma-norma masyarakat dan lunturnya jati diri bangsa itu. Pendidikan yang tidak merata, merupakan cerminan kebodohan para penguasa. Orang-orang pintar yang dimiliki negeri hitam, lebih memilih menempa ilmu di negeri lain dan mungkin mereka belum tentu kembali memperbaiki negeri hitam itu. Memudarnya norma-norma masyarakat dan hukum, menjadi awal munculnya benih-benih kedengkian satu sama lain. Terdapat sebuah cerita dari negeri hitam yang amat sangat menyakitkan. Jadi suatu Ketika ada kakek dan nenek mencuri ubi jalar, suatu Ketika kakek dan nenek tersebut ketahuan oleh pemiliknya, tanpa pikir Panjang Sang Pemilik langsung melaporkan kepada penjaga kerajaan. Langsung saja penjaga kerajaan menjemput kakek nenek tersebut dan ditempatkan di penjara. Padahal kakek dan nenek tersebut merawat cucunya yang masih berumur 5 tahun. Entah apa yang terjadi pada cucunya, silahkan di imajinasikan sendiri. Kehidupan kerajaan yang glamor, sudah menggelapkan rakyatnya, mereka selalu menunjukan sikap yang aman-aman dan santai-santai saja pada negeri itu. Bahkan utusan dari negeri lain sering datang ke kerajaannya hanya untuk membicarakan hutang menghutang.

Semakin hari, aib negeri itu pelan-pelan terbuka. Rakyat sudah mulai merasa gelisah dan percikan emosi sedikit demi sedikit terbangun. Hal tersebut terjadi karena, apapun yang dimiliki oleh rakyat, maka akan kena pajak oleh penguasa negeri itu. Bahkan anak ayam yang baru lahir langsung distempel wajib pajak. Negeri itu mungkin sudah mulai gusar dengan pendapatannya, tetapi lebih sulit untuk mengembalikan utang-utang yang semakin menumpuk. Tetapi mayoritas rakyat di negeri yang menggunakan sistem monarki masih percaya, bahwa negeri itu baik-baik saja. Hal tersebut terjadi karena proses komunikasi yang pandai dan lihai oleh para penguasa kepada rakyatnya. Membangun citra-citra positif, lalu menarik upeti. Lalu apa yang akan terjadi pada negeri itu dan akankah negeri itu runtuh atau ada penyelamat?

Next episode . . . .

PENULIS PANDU RIZKI AJI (NO COPYRIGHT) OR CREATIV COMMONS. LISENSI BOLEHTANYA PERS.

Artikel Selanjutnya Artikel Sebelumnya
Belum Ada Komentar :
Tambahkan Komentar
Comment url
Post Terkait :
CERITA EPISODE SINGKAT