TikTok Cash Diblokir (Fenomena Aplikasi Berbayar)

TikTok Cash Di Blokir


Hallo sobat Blogger, apa kabar kalian semua. Semoga sehat dan selalu bersyukur. Sudahkah anda melihat berita hari ini atau sudah melihat Twet dari OJK terkait pemblokiran TiKTok Cash. Saudaraku yang saya sayangi, perlu kalian tahu bahwa aplikasi TikTok Cash sudah diblokir oleh Pemerintah. Kenapa bisa diblokir mari kita cari tahu lebih dalam. Khususnya buat anda yang suka main TikTok Cash.


Secara Umum pengguna Internet Aktif di Indonesia adalah sekitar 170 Jt. Hal tersebut tentunya target dan potensi yang sangat luar biasa. Bahkan jika ada perusahaan digital yang mau menguasai Asia Tenggara maka kuasai dulu Indonesia. Itu artinya Indonesia sangat luar biasa dalam penggunaan Internetnya. Misalnya saja, Trends yang ada di dunia kebanyakan dipengaruhi oleh pengguna Internet di Indonesia. Tentu potensi yang sangat luar biasa tersebut, banyak dimanfaatkan oleh digital marketing untuk meraup pundi-pundi uang.


Kebanyakan pengguna internet di Indonesia belum mengetahui sistem dari perilaku Ponzi (skema Ponzi). Nah inilah alasan pemerintah memblokir TikTok cash tekait dugaan adanya skema Ponzi. Bahkan TikTok sudah mengeluarkan pernyataan bahwa Aplikasi TikTok Cash tidak ada hubungannya dengan aplikasi TikTok. Dari pernyataan tersebut sudah bisa kita curigai. Lanjut lagi ke dugaan Skema Ponzi dari TikTok Cash. Apa itu Skema Ponzi, Berdasarkan Undang-Undang No 7 Tahun 2014 skema ponzi adalah sistem kegiatan usaha yang memperoleh keuntungan, bukan dari hasil penjualan barang, melainkan dengan memanfaatkan peluang keikutsertaan mitra usaha, terutama dari biaya partisipasi orang lain. Apakah kalian sudah paham tentang skema ponzi, kalau belum paham saya jelaskan secara sederhana.


Secara sederhana Skema Ponzi Mirip dengan model Piramid, dimana yang diatas akan mendapatkan uang banyak dan yang bawah akan sedikit mendapatkan uang. Jika yang bawah mau ke atas maka harus membayar dan merekrut orang baru sebagai pijakannya (Upgrade Kelas). Sampai sekarang anggota TikTok Cash sudah mencapai 500 Ribu bahkan mungkin lebih. Model yang diterapkan oleh TikTok Cash hampir mirip dengan Skema Ponzi, yaitu yang mau Upgrade Kelas Harus BAYAR mulai dari 89 Ribu sampai 15 Juta. Lalu kenapa harus membayar, nah inilah permainannya. Si pembayar tersebut rela merogoh koceknya untuk meningkatkan Trafic pada Chanel TikToknya secara Ilegal. Berikut saya kasih gambarannya. Pola piramid pada Tiktok Cash. Yang atas tentunya Perusahaannya dan member (anggota) yang bayar dengan harga tinggi, yang bawah adalah anggota yang tidak membayar (cukup nonton, like dan Follow dapet duit) darimana duitnya, otomatis dari pengguna yang bayar. 

Baiklah berikut saya jelaskan Ciri-Ciri Aplikasi/Investasi Bodong. 

1. Imbal Hasil tidak logis ( misal aplikasi menawarkan keuntungan 50% bahkan lebih hanya dalam waktu yang singkat).

2. Identitas perusahaan tidak jelas

3. Ada uang muka yang harus dibayar dan dijanjikan akan dikembalikan dengan keuntungan yang cepat.

4. Terdapat sistem kelas, dimana jika pengguna ingin naik kelas maka harus bayar.

5. Skema pengelolaan bisnis tidak wajar


Nah itulah yang harus anda ketahui jika ingin main di dunia Internet khususnya digital Marketing. Lebih baiknya update dan cek di website OJK serta Kominfo.


Penulis Pandu Rizki Aji BLT Pers 


Artikel Selanjutnya Artikel Sebelumnya
Belum Ada Komentar :
Tambahkan Komentar
Comment url
Post Terkait :
Review Aplikasi Penghasil Uang