Investasi dengan Dana Pas-Pasan

Investasi 2021 dengan Dana Pas-Pasan




Image BY BLT PERS 2021


Hallo semuanya, semoga kalian dalam keadaan bahagia dan selalu sehat. Menginjak tahun 2021 masih dalam kondisi pandemi ini, tentunya banyak sekali cobaan baik kondisi keuangan maupun kondisi kesehatan. Tentunya kondisi keuangan menjadi problem utama tanpa mengesampingkan kesehatan. Saya rasa hampir seluruhnya merasakan kondisi keuangan yang sulit. Melihat situasi ini tentunya perlu mengatur uang dengan bijak supaya dapat hidup, meskipun perlu utang sana-sana. 

Jika berbicara investasi tentunya akan sulit dilakukan saat kondisi keuangan yang sulit. Jangankan investasi, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari aja susah. Eits tapi labih bijak lagi jika anda bisa mengatur keuangan supaya stabil dan harapannya dapat memperbaiki kondisi keuangan yang sulit di tahun ini.

Tahun 2020 merupakan tahun yang mengalami peningkatan investasi, dibandingkan tahun 2019. Anehnya dengan kondisi pandemi seperti ini kok bisa investasi malah naik. Nah marilah kita bahas satu persatu. Kenaikan investasi di tahun 2020 di dodominasi oleh pengusaha atau orang yang sudah mapan dalam kondisi finansialnya, sehingga mereka melakukan investasi untuk prospek jangka panjang, sukur-sukur jarak menengah. Lalu bagaimana jika dana hanya pas-pasan, apakah bisa untuk investasi. Mari kita bahas secara detail, dan ingat bahwa jika anda melakukan investasi jangan punya mainset langsung mendapatkan uang banyak.

Investasi dengan dana pas-pasan perlu pemikiran yang matang dan perlu kalkulasi dalam penerapannya. Jika anda masih muda melakukan investasi tentu dimasa tua mengharapkan kondisi keuangan yang stabil. Lebih baik kenali terlebih dahulu apa itu investasi, apakah harus membutuhkan dana besar?. Jawabannya tentu tidak, tetapi harus konsisten dan stabil. Melihat kondisi stabil perlu penerapan model investasi piramid. Mari kita bahas model investasi piramid. 

1. Dependen (bergantung), fase ini adalah fase dimana anda masih membutuhkan dana dari orang tua untuk kelangsungan hidup anda. Jangan berkecil hati, meskipun anda masih bergantung pada orang tua. Tetapi ini adalah momentum awal anda dalam berinvestasi, cobalah sisihkan uang yang diberikan oleh orang tua anda. Menabung pelan-pelan, ingat jangan punya mainset langsung banyak uang. Proses ini juga menjadi pembelajaran buat anda untuk mengatur kondisi keuangan anda. 
Point utamanya adalah belajar mengkodisikan uang. 


2. Penghasilan belum tetap, nah fase ini adalah fase dimana anda sedang mencari posisi nyaman dalam hal finansial. Anda masih cari-cari bidang pekerjaan yang menghasilkan uang dengan stabil. Dalam fase ini anda masih butuh uang khususnya untuk kebutuhan primer anda. Masih perlu ngutang sana-sini. Pada fase ini, anda tidak perlu untuk investasi. Adapun melakukan investasi perlu dipikirkan matang-matang. Tetapi saran saya FOKUS dulu untuk mendapatkan penghasilan uang yang stabil.

3. Kestabilan Finansial, fase ini adalah awal anda mulai berfikir investasi, karena anda sudah mempunyai pemasukan yang stabil. Meskipun anda punya hutang, tetapi biasanya hutang yang anda gunakan pada fase ini adalah jenis hutang produktif. Mulailah berfikir investasi yang cocok dan aman terlebih dahulu. Saran dari saya adalah lakukan investasi dalam bentuk deposito dan emas (murni). Atau membuka usaha sampingan yang sifatnya masig mikro, sehingga resiko tidak terlalu besar.

4. Keamanan finansial, fase ini adalah fase anda mulai paham tentang investasi secara detail. Anda sudah punya pengalaman investasi mana yang prospek. Mulailah sedikit demi sedikit belajar saham. Tapi ingat jangan sampai lupa diri ketika sudah bermain saham.

5. Menumbuhkan Aset, jika anda sudah melewati fase 1-4 maka di fase ini anda sudah mulai belajar mengembangkan aset anda. Cari aset mana yang perlu dikembangkan dan aset mana yang stagnan. Pada fase ini anda sudah mahir dan paham cara investasi dan resiko-resiko yang anda terima.

6. Kemerdekaan Finansial, inilah fase yang diharapkan oleh semua orang. Anda sekarang sudah nyaman dan merdeka dari sisi finansial. Menikmati hari tua anda, mulai ajarkan dan beri kepercayaan kepada anak ataupun saudara anda. 


Itulah fase investasi di tahun 2021. Ingat investasi memerlukan proses untung dan resiko dengan baik. Sedari muda, lakukan investasi meskipun anda masih bergantung pada orang tua. Itu adalah fase yang baik untuk memperoleh ilmu mengkodisikan keuangan. Buat anda yang sekarang berada pada fase 2, tetap semangat. Banyak temen-temen anda dan saya sendiri juga berada pada fase 2. Masih ngutang sana-sini, tetap jadikan pembelajaran. 

Penulis Pandu Rizki Aji_BLT Pers 2021
Artikel Selanjutnya Artikel Sebelumnya
Belum Ada Komentar :
Tambahkan Komentar
Comment url
Post Terkait :
Investasi dana pas-pasan Investasi dana minim